Archive for January, 2006
Cina Fokuskan Penelitiannya terhadap Kualitas dan Nutrisi Tanaman Padi
Cina, produsen beras terbesar di dunia, mengumumkan telah meluncurkan upaya penelitian baru untuk meningkatkan kualitas varitas padinya dan meningkatkan kandungan nutrisinya, demikian siaran pers Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI), pekan lalu.
Pemerintah Cina dan IRRI pekan lalu di meresmikan Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras (Rice Quality and Nutrition Center) di Institut Penelitian Beras Nasional Cina (CNRRI) di Hangzhou. Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras ini akan bekerja erat dengan Pusat Penelitian Kualitas dan Nutrisi Beras yang diresmikan tahun lalu di IRRI.
“Kualitas dan nutrisi adalah dua bidang penelitian beras yang paling menantang,”
kata Robert S Zeigle, Direktur Jenderal IRRI, dalam acara peresmian pusat baru itu. “Bukan hanya memiliki piranti dan pengetahuan sains saja untuk mendapatkan beras varitas baru berkualitas tinggi, tetapi kami juga sekarang berupaya meningkatkan nilai nutrisi dari varitas-varitas ini dengan menambahkan nutrisi seperti besi, seng, dan vitamin A.”
Dr. Zeigler mengatakan IRRI tersanjung dan mendapat kehormatan bekerja sama dengan CNRRI dalam penelitian baru yang penting. “Kami tetap terus harus memfokuskan penelitian untuk meningkatkan produktivitas beras untuk mengejar pertumbuhan penduduk, sementara penduduk Cina semakin meningkat kemakmurannya, kualitas dan nutrisi makanan jelas akan menjadi prioritas.”
Ia menekankan bahwa meningkatkan kualitas biji-bijian juga akan mendorong harga beras di pasar dan berarti membantu petani Cina meningkatkan pendapatan mereka.
Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras di CNRRI mendapat dukungan Kementerian Pertanian Cina dan Akademi Ilmu Pertanian Cina. Peresmian itu adalah bagian dari Pertemuan Rencan Kerja IRRI-Cina dan Forum Ilmu Perberasan di Hangzhou yang berlangsung tanggal 10-12 Oktober 2005 yang lalu.
Pertemuan itu memfokuskan pembahasan pada empat persoalan prioritas yang dihadapi produksi beras Cina dalam jangka waktu lima tahun ke depan yaitu: pemuliaan dan pengembangkan padi generasi baru yang disebut padi “super” atau varitas padi berproduksi tinggi, berkualitas tinggi; asupan terutama pupuk yang lebih efisien; kualitas dan nutrisi beras menggunakan bioteknologi; dan pengembangan teknologi padi yang lebih efisien dalam menggunakan air.
“Produksi beras di Cina menghadapi sejumlah tantangan, khususnya bagaimana menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ketersediaan sumber daya dan kebutuhan terus meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan,” kata Ren Wang, Wakil Direktur Jenderal di IRRI.
(Disarikan dr Pustakatani ‘ 05 ; TIM IFA Des 05)
Mencegah Serangan Lalat Buah dgn Pembungkusan
Lalat buah termasuk hama yang menimbulkan kerugian besar bagi petani di Indonesia, terutama petani buah dan sayuran. Di Indonesia ada 66 jenis lalat buah. Bactocera spp adalah lalat buah yang banyak merusak belimbing manis, jambu air, jambu biji, mangga, nangka, semangka, melon, dan cabai. Salah satu cara mengendalikan serangan lalat buah yang biasa dilakukan petani adalah dengan membungkus buah yang hampir masak. Berikut ini penjelasan bagaimana menghindari serangan lalat buah dengan pembungkusan.
Salah satu keuntungan menggunakan pembungkus untuk menghindari serangan lalat buah adalah buah tetap mulus dan tidak terkontaminasi pestisida. Sayangnya pembungkusan kurang praktis jika kebun buah sangat luas dan pohon buah tinggi. Cukup praktis dan efisien jika di lokasi kebun tersedia tenaga kerja yang cukup dan murah.
Upaya pembungkusan buah yang dibarengi dengan pengasapan dan sanitasi kebun akan meningkatkan efektifitas pencegahan.
Bahan pembungkus
Petani menggunakan kertas, kertas karbon, plastik hitam, daun pisang, daun jati, atau kain untuk membungkus buah yang tidak terlalu besar seperti belimbing dan jambu. Untuk buah yang berukuran besar, seperti nangka, petani biasa menggunakan anyaman daun kelapa, karung plastik, atau kertas semen. Setiap jenis pembungkus memiliki kelebihan dan kekurangan.
Syarat bahan pembungkus
Apa pun bahan pembungkus yang digunakan harus memenuhi persyaratan: bahan tidak mudah rusak, bahan berwarna gelap, dan bahan membantu menjaga kelembaban dalam bungkusan.
Waktu pembungkusan
Kapan buah harus dibungkus tergantung dari jenis buahnya. Misalnya, buah belimbing harus sedini mungkin dibungkus. Buah mangga dibungkus sebelum buah memasuki stadium pemasakan. Lalat buah tertarik pada warna kuning dan aroma buah masak atau aroma amonia yang dikeluarkan oleh beberapa jenis bunga dan buah, jadi membungkus buah sedini mungkin bisa efektif mengurangi serangan lalat buah.
Pengasapan
Upaya membungkus buah untuk menghindari serangan lalat buah akan semakin efektif jika dibarengi dengan pengasapan. Tujuan pengasapan adalah mengusir lalat buah dari kebun. Pengasapan dilakukan dengan membakar serasah atau jerami sampai menjadi bara yang cukup besar. Kemudian bara dimatikan dan di atas bara ditaruh dahan kayu yang masih lembab. Pengasapan di sekitar pohon dapat mengusi lalat buah dan efektif selama tiga hari. Pengasapan selama 13 jam bisa membunuh lalat buah yang tidak sempat menghindar.
Sanitasi
Kebersihan kebun menentukan tingkat serangan lalat buah. Tujuan dari sanitasi (memberishkan) kebun adalah memutus siklus perkembangan lalat buah. Lantai kebun harus terbebas dari buah-buah terserang lalat buah yang jatuh atau yang masih di pohon. Buah yang berisi telur dan larva lalat buah dikumpulkan kemudian dimusnahkan dengan dibakar atau dibenamkan di dalam tanah. Buah-buah yang gugur di bawah pohon berpeluang dijadikan tempat bertelur lalat buah.
Semak-semak dan gulma dapat digunakan lalat buah sebagai inang alternatif ketika tidak musim buah. Jadi semak-semak dalam radius 1,5-3 kilometer dari areal perkebunan harus dibersihkan. Sanitasi kebun akan efektif jika dilakukan oleh seluruh petani bersamaan. (Sumber : Deptan, Des 05, TIM IFA 05)
Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit
Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit
![]()
Seorang karyawati yang biasa bekerja dengan komputer lebih delapan jam sehari merasakan matanya selalu basah berair dan perih. Oleh seorang ahli pengobatan alternatif, ia disarankan minum jus wortel dari seperempat kilogram wortel segar, sehari dua kali. Dua bulan kemudian matanya kembali sehat bahkan menurutnya pandangan terasa lebih bening. Ia lalu membiasakan diri untuk minum jus satu batang wortel setiap pagi.
Wortel (Daucus carota L.) sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Ia berasal dari negeri yang beriklim sedang (sub-tropis) yaitu berasal dari Asia Timur Dekat dan Asia Tengah. Ia ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun lalu. Budidaya wortel pada mulanya terjadi di daerah sekitar Laut Tengah, menyebar luas ke kawasan Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya ke seluruh dunia.
Tanaman yang masuk dalam ordo Umbelliferales ini banyak ragamnya. Bila dilihat bentuk umbinya ada tiga tipe, yaitu tipe chantenay (berbentuk bulat panjang dengan ujung tumpul), tipe imperator (berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing) dan tipe nantes (merupakan gabungan tipe imperator dan chantenay). Jus kombinasi dari wortel nantes dan chantenay, dipercaya memiliki khasiat terbaik, selain juga memberi cita rasa yang enak.
Khasiat :
Daun wortel juga berguna untuk mengobati batu ginjal dan radang selaput lendir kandung kemih. Sedangkan rimpang atau akarnya dapat mengobati cacing kremi, memelihara kesehatan mata, pencernaan, dan sebagai obat luar untuk luka bakar. Biji wortel dapat mengobati batu ginjal, disentri dan mencret.
Warna oranye tua pada wortel menandakan kandungan beta karoten yang tinggi. Makin jingga warna wortel, makin tinggi kadar beta-karotennya. Kadar beta-karoten yang terkandung dalam wortel lebih banyak dibanding kangkung, caisim dan bayam.
Beta karoten ini dapat mencegah dan mengatasi kanker, darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol dan mengeluarkan angin dari dalam tubuh. Kandungan tinggi antioksidan karoten juga terbukti dapat memerangi efek polusi dan perokok pasif.
Beta karoten yang menyebabkan warna oranye pada wortel bisa juga menimbulkan warna kekuningan pada kulit manusia yang kebanyakan minum jus atau perasan wortel. Meskipun demikian warna kuningnya berbeda dengan yang menderita sakit kuning demikian pula warna matanya tidak kuning. Bahkan ada juga yang memanfaatkan perasan wortel sebagai minuman pemutih kulit.
Kandungan potasiumnya yang tinggi bisa menetralkan keasaman darah yang kelewat tinggi pada pecandu rokok, alkohol dan pemakai obat-obatan berbahaya. Potasium yang terkandung dalam wortel juga berpotensi untuk membantu menjinakkan racun, terutama logam berat yang ditimbulkan polusi udara. Untuk itu jus wortel dapat dikombinasikan dengan kacang polong, kentang, kol dan tomat.
Wortel mengandung enzim pencernaan dan berfungsi diuretik. Meminum segelas sari daun wortel segar ditambah garam dan sesendok teh sari jeruk nipis berkhasiat untuk mengantisipasi pembentukkan endapan dalam saluran kencing, memperkuat mata, paru-paru, jantung dan hati. Sementara mengunyah daun wortel dapat menyembuhkan luka-luka dalam mulut dan menghilangkan napas bau, gusi berdarah dan sariawan.
Menurut Noviana Yaniar (1993) dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Untuk Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Unit Materia Medica, Malang, wortel dapat mengatasi masalah-masalah seperti hipertensi, rabun senja, mata minus, demam pada anak, cacingan, luka bakar, batuk, nyeri haid, sembelit dan menghaluskan wajah.
Beberapa penelitian menunjukkan, orang-orang yang makan wortel secara teratur, memiliki kemungkinan terkena kanker paru-paru lebih kecil, meskipun ia perokok. Sebuah percobaan di Skotlandia sekitar tahun 1979 menunjukkan orang sehat yang makan 7 ons wortel mentah setiap hari, kadar kolesterol darah mereka turun sampai 11 persen.
Mengonsumsi wortel selama tiga minggu juga menurunkan risiko serangan jantung sekitar 22 persen. Makan wortel paling sedikit lima kali setiap minggu dapat menurunkan risiko terkena stroke sebesar 68 persen.
Bagi yang sudah terserang stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat pascastroke. Seperti diketahui, dalam setiap 100 gram wortel diketahui mengandung 12.000 S.I vitamin A.
Bagi penderita penyakit Lupus atau System Lupus Erythematosus (SLE) juga dianjurkan untuk mengkonsumsi wortel karena kandungan vitamin A, garam mineral dan karbohidrat alami yang tinggi. Seorang sinse juga menganjurkan konsumsi dua ons wortel dicampur setengah ons lobak sangat baik untuk pengobatan gangguan mata. Kombinasi wortel dan lobak itu juga sangat bermanfaat untuk penderita sakit jantung koroner dan ginjal.
Sedangkan kombinasi wortel, tomat, nanas, akan memperbaiki sistem metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol darah dan asam urat. Untuk meningkatkan kesuburan bagi perempuan dan meningkatkan kualitas sperma pria, digunakan jus campuran satu buah apel, tiga ons wortel dan setengah kilogram taoge yang minum sekali bersama suami-istri. Ramuan ini diminum setiap pagi-sore, hasilnya dapat dilihat dalam satu minggu.
(Sumber : SH, disusun oleh Tim IFA, Des 05)
Pertanian Organik di Bantul
Dalam Upaya Menyelamatkan Tanah yang ada di Daerah Bantul, Dusun Paten, Sumberagung, Jetis. Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Provinsi D.I. Yogyakarta
baru-baru ini, Kamis (24/12). Sebanyak 48 varietas benih padi lokal dan nonlokal organik.
Benih padi organik ini nantinya akan disebarkan kepada para petani di seluruh Indonesia. Ini diharapkan membuka jalan menuju pertanian organik nasional tahun 2010.
Penangkaran benih padi dilaksanakan petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Pemandu, bekerja sama dengan sejumlah mahasiswa di Komunitas Belajar dan Pemberdayaan Masyarakat (KBPM) Restoe Boemi.
Penangkaran benih padi organik ini, menurut Murjiyo (60), Ketua Paguyuban Petani Pemandu, merupakan upaya menyelamatkan tanah dari kerusakan setelah puluhan tahun ditanami padi dengan pupuk dan pembasmi hama anorganik atau kimia. ”Ini bagian dari usaha penyelamatan Bumi supaya kami bisa tetap mewariskan tanah yang bagus bagi anak dan cucu,” tuturnya.
Benih padi yang ditangkar adalah hasil pencarian para petani selama tiga tahun di berbagai daerah. Benih yang ditangkar antara lain rojolele, rening, dusel, andelabang, andelrantai, sampangantal, dan mayangsari (berasal dari Jawa Tengah dan DIY); ciredeg, cipendeui, dan kemenyan (Jawa Barat); lampung kuning (Lampung); anak daro (Sumatera Barat), jasmine (lokal Thailand).
Setiap hektar lahan yang ditanami 35 kilogram benih nanti akan menghasilkan 4,8 ton hingga 5,8 ton gabah organik. Jika pengembangan padi organik terus meluas, menurut Murjiyo, pencanangan pertanian organik tahun 2010 dapat dicapai.
Pengembangan padi organik ini, lanjut Murjiyo, menumbuhkan kesadaran di kalangan petani untuk memperjuangkan hak-hak mereka yang seharusnya, yaitu hak menentukan nilai jual gabah sesuai dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan.
Meski saat ini harga beras organik semakin mahal seiring kenaikan harga bahan bakar minyak, konsumen ternyata tidak berkurang. ”Harga beras rojolele sudah naik, dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram. Namun, konsumen menerima kenaikan harga ini dan tetap mengonsumsi beras organik,” ujarnya.
Di wilayah Bantul setidaknya terdapat 100 hektar lahan yang ditanami padi organik. Sebagian besar lahan masih ditanami padi anorganik dan sebagian kecil lainnya semiorganik.
Ahmad Shovie, Koordinator Restoe Boemi, mengatakan, dari pengembangan varietas padi lokal ini diharapkan akan diperoleh benih-benih baru berkualitas, yang bisa dihasilkan sendiri oleh petani. (diambil dari SitusHijau ) Penulis (Tim News IFA,Des 05)
Petani Jangan Jadi Korban Kebijakan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, negara harus melindungi petani. Mereka tidak boleh menderita karena sebuah kebijakan.
”Petani harus dilindungi dan tidak boleh menderita karena sebuah kebijakan. Akan tetapi, kita juga memikirkan konsumen kita, rakyat juga agar bisa membeli dalam harga terjangkau. Baru setelah itu barangkali mereka-mereka yang bergerak di bidang usaha makanan, impor, ekspor, pengolahan, penggilingan yang keadaannya lebih baik dibandingkan dengan petani,” ujar Presiden dalam sambutan penghargaan ketahanan pangan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/12).
Dalam kesempatan itu, Presiden meminta masyarakat dan sejumlah kalangan tidak salah paham dengan kebijakan pemerintah memberi izin impor beras baru-baru ini.
Beras impor, menurut Presiden, hanya untuk menjaga stok, dan dalam keadaan normal tidak boleh masuk pasar.
”Saya minta para gubernur, bupati, dan wali kota memahami dan jangan salah langkah. Kalau dalam keadaan normal jangan dimasukkan ke dalam pasar sesuatu yang kita pelihara sebagai stok. Tolong dipahami. Cegah upaya- upaya yang mengacaukan ini!” ujarnya.
Secara terpisah, Ketua Pusat Penelitian Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada Muchamad Maksum mengingatkan pemerintah supaya tidak mengambil langkah mengatasi inflasi dengan cara menekan harga beras. Cara ini, katanya, hanya menjadikan petani makin menderita.
”Kalau pemerintah memilih kebijakan menekan harga beras, maka itu hanya akan jadi bom waktu. Ini sangat tidak adil. Permintaan agar rakyat memahami impor beras dalam rangka stabilisasi ekonomi berupa penurunan inflasi tidak masuk akal. Dengan cara ini, petani diminta menderita demi pengendalian inflasi,” kata Maksum.