<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Information For Agriculture</title>
	<atom:link href="http://sa4t1.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sa4t1.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 08:28:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sa4t1.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Information For Agriculture</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sa4t1.wordpress.com/osd.xml" title="Information For Agriculture" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sa4t1.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BUDIDAYA BAWANG MERAH ASAL BIJI</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2008/05/13/budidaya-bawang-merah-asal-biji/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2008/05/13/budidaya-bawang-merah-asal-biji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 04:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hortikultura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Sampai saat ini petani bawang merah di Daerah Istimewa Yogyakarta selalu menggunakan umbi bibit sebagai bahan tanaman. Bibit yang berasal dari umbi, daya hasilnya relatif tidak berubah dengan bergantinya waktu. Peningkatan daya hasil hanya bisa dilakukan melalui perbaikan kultur teknis, dan suatu ketika produksi bawang merah akan mengalami penurunan. Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah selain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=37&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai saat ini petani bawang merah di Daerah Istimewa Yogyakarta selalu menggunakan umbi bibit sebagai bahan tanaman. Bibit yang berasal dari umbi, daya hasilnya relatif tidak berubah dengan bergantinya waktu. Peningkatan daya hasil hanya bisa dilakukan melalui perbaikan kultur teknis, dan suatu ketika produksi bawang merah akan mengalami penurunan.<br />
Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah selain perbaikan kultur teknis, petani perlu dikenalkan varietas unggul &#8220;TUK-TUK&#8221; yang dapat ditanam melalui biji. Ciri-ciri bawang merah ini antara lain bentuk umbi bulat, ukuran seperti bawang merah lokal Philipina, warna umbi merah muda sampai kecoklatan.<br />
Bawang ini dapat ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi, dengan suhu optimal 25 &#8211; 32 derajat celcius, tanah yang cocok adalah tanah yang aerasinya baik, subur, gembur, mempunyai bahan organik tinggi, sedang pH tanah berkisar 5,5-6,5. Adapun cara bercocok tanamnya sebagai berikut :</p>
<p><strong>CARA BERCOCOK TANAM</strong><br />
<strong>Persemaian</strong><br />
Benih atau biji sebaiknya disemai pada lahan terbuka agar tumbuh dengan baik, caranya:<br />
1. Buat bedengan dengan lebar 1m, tinggi 40cm-50cm, dan panjang menyesuaikan lahan yang tersedia.<br />
2. Usahakan jarak antar bedengan 40-50 cm.<br />
3. Campur tanah bedengan dengan pupuk kandang 2 Kg/m2 dan kapur pertanian sebanyak 150-200g/m2,<br />
4. Ratakan kembali bedengan tersebut,<br />
5. Taburi bedengan dengan sekam padi setebal 9-10 cm.<br />
6. Bakar sekam padi selanjutnya dibiarkan selama 1 hari.<br />
7. Ratakan bedengan, beri pupuk dasar KCI:50g/m2; SP-36:50g/m2 dan bahan aktif karbofuran 5g/m2,<br />
8. Buat alur melintang dengan jarak antara alur 5-10cm dan kedalaman 1 cm.<br />
9. Taburkan biji bawang merah pada alur tersebut sebanyak 150-200 biji/alur, kemudian tutup alur dengan tanah.<br />
10. Lakukan penyiraman secara rutin dan hati-hati untuk menjaga kelembaban;<br />
11. Kecambah akan muncul 5-10 HSS (Hari Setelah Semai);<br />
12. Bila musim hujan sebaiknya bedengan ditutp dengan sungkup plastik selama 3-4 minggu.</p>
<p><strong>Penanaman</strong><br />
1. Buat bedengan yang sama baik ukuran maupun perlakuannya seperti bedengan pesemaian, kemudian diari sampai basah.<br />
2. Buat lubang tanam dengan jarak dalam barisan 5cm-10cm dan jarak antar barisan 10cm;<br />
3. Usahakan baris tanaman dibuat memotong bedengan untuk memudahkan penyiangan;<br />
4. Tanam bibit yang telah berumur 6 minggu setelah semai dengan memasukkan bibit kedalam lubang tanam satu lubang satu bibit;<br />
5. Tekan tanah disekitarnya dengan lembut supaya akarnya menyatu dengan tanah.</p>
<p><strong>PEMELIHARAAN</strong><br />
<strong>Penyiraman</strong><br />
Ada dua jenis penyiraman</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=37&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2008/05/13/budidaya-bawang-merah-asal-biji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budidaya Tomat Diluar Musim</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-tomat-diluar-musim/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-tomat-diluar-musim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Oct 2006 05:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hortikultura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-tomat-diluar-musim/</guid>
		<description><![CDATA[TOMAT 1. Pendahuluan Budidaya Tomat ( Licopersicum esculentum L.) dilakukan secara musiman (seasonal) sehingga produksi maupun harga sangat berfluktuasi sepanjang tahun. Biasanya dilakukan pada awal musim kemarau sehingga pada musim penghujan akan terjadi penurunan produksi. Untuk mencegah terjadinya fluktuasi produksi dan harga yang sering merugikan petani, perlu diupayakan menerapkan budidaya yang berlangsung sepanjang tahun, antara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=31&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TOMAT</strong></p>
<p><a href="/files/2006/10/tomat.jpg" title="Tomat"><img src="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/10/tomat.thumbnail.jpg?w=455" alt="Tomat" /></a><br />
<strong>1. Pendahuluan</strong></p>
<p><strong>Budidaya Tomat</strong> ( <strong><em>Licopersicum esculentum L.</em></strong>) dilakukan secara musiman (seasonal) sehingga produksi maupun harga sangat berfluktuasi sepanjang tahun. Biasanya dilakukan pada awal musim kemarau sehingga pada musim penghujan akan terjadi penurunan produksi.</p>
<p>Untuk mencegah terjadinya fluktuasi produksi dan harga yang sering merugikan petani, perlu diupayakan menerapkan budidaya yang berlangsung sepanjang tahun, antara lain melalui budidaya diluar musim (off season). Dengan melakukan budidaya diluar musaim dan membatasi produksi pada saat bertanam normal diharapkan produksi dan harga tomat dopasar akan lebih stabil.</p>
<p><strong>2. Varietas </strong></p>
<p>Varietas yang banyak beredar dan dibudidayakan di Indonesia adalah : Ratna, Intan, Arthaloka, Bonanza, Mahkota, dll.</p>
<p><strong>3. Teknologi Budidaya </strong></p>
<p><strong>a. Pembibitan</strong><br />
<strong>b. Penyiapan Lahan dan Penanaman</strong><br />
<strong>c. Pemupukan</strong><br />
<strong>d. Pemasangan Lanjaran</strong><br />
<strong>e. Pemasangan Mulsa</strong></p>
<p>To be continued (Berlanjut&#8230;&#8230;nanti)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=31&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-tomat-diluar-musim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/10/tomat.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tomat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budidaya Bawang Merah Di Luar Musim</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-bawang-merah-di-luar-musim/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-bawang-merah-di-luar-musim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Oct 2006 04:17:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hortikultura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-bawang-merah-di-luar-musim/</guid>
		<description><![CDATA[1. Pendahuluan Bawang merah ( Allium ascalonicum) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi serta mempunyai prospek pasar yang menarik. Selama ini budidaya bawang merah diusahakan secara musiman (seasonal), yang pada umumnya dilakukan pada musim kemarau (April-Oktober), sehingga mengakakibatkan produksi dan harganya berfluktuasi sepanjang tahun. Untuk mencegah terjadinya fluktuasi produksi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=28&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <a href="/files/2006/10/bawang-merah.jpg" title="Bawang Merah"></a></p>
<p><a href="/files/2006/10/bawang-merah.jpg" title="Bawang Merah"><img src="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/10/bawang-merah.thumbnail.jpg?w=455" alt="Bawang Merah" /></a></p>
<p>1.<strong> Pendahuluan</strong><br />
Bawang merah ( Allium ascalonicum) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi serta mempunyai prospek pasar yang menarik. Selama ini budidaya bawang merah diusahakan secara musiman (seasonal), yang pada umumnya dilakukan pada musim kemarau (April-Oktober), sehingga mengakakibatkan produksi dan harganya berfluktuasi sepanjang tahun.</p>
<p>Untuk mencegah terjadinya fluktuasi produksi dan fluktuasi harga yang sering merugikan petani, maka perlu diupayakan budidaya yang dapat berlangsung sepanjang tahun antara lain melalui budidaya di luar musim (off season). Dengan melakukan budidaya di luar musim dan membatasi produksi pada saat bertanam normal sesuai dengan permintaan pasar, diharapkan produksi dan harga bawang merah dipasar akan lebih stabil.</p>
<p><strong>2. Syarat Tumbuh</strong><br />
Bawang Merah menyukai daerah yang beriklim kering dengan suhu agak panas dan mendapat sinar matahari lebih dari 12 jam. Bawang merah dapat tumbuh baik didataran rendah maupun dataran tinggi (0-900 mdpl) dengan curah hujan 300 &#8211; 2500 mm/th dan suhunya 25 derajat celcius &#8211; 32 derajat celcius. Jenis tanah yang baik untuk budidaya bawang merah adalah regosol, grumosol, latosol, dan aluvial, dengan pH 5.5 &#8211; 7.</p>
<p><strong>3. Benih</strong><br />
Penggunaan Benih bermutu merupakan syarat mutlak dalam budidaya bawang merah. Varietas bawang merah yang dapat digunakan adalah Bima, Brebes, Ampenan, Medan, Keling, Maja Cipanas, Sumenep, Kuning, Timor, Lampung, Banteng dan varietas lokal lainnya. Tanaman biasanya dipanen cukup tua antara 60 -80 hari, telah diseleksi dilapangan dan ditempat penyimpanan. Umbi yang digunakan untuk benih adalah berukuran sedang, berdiameter 1,5 &#8211; 2 cm dengan bentuk simetris dan telah disimpan 2-4 bulan, warna umbi untuk lebih mengkilap, bebas dari organisme penganggu tanaman.</p>
<p><strong>4. Penyiapan Lahan</strong><br />
Pengolahan tanah dilakukan pada saat tidak hujan 2 &#8211; 4 minggu sebelum tanam, untuk menggemburkan tanah dan memberik sirkulasi udara dalam tanah. Tanah dicangkul sedalam 40 cm. Budidaya dilakukan pada bedengan yang telah disiapkan dengan lebar 100-200 cm, dan panjang sesuai kebutuhan. Jarak antara bedengan 20-40 cm.</p>
<p><strong>5. Penanaman</strong><br />
Penanaman dilakukan pada akhir musim hujan, dengan jarak tanam 10-20 cm x 20 cm. Cara penanamannya; kulit pembalut umbi dikupas terlebih dahulu dan dipisahkan siung-siungnya. Untuk mempercepat keluarnya tunas, sebelum ditanam bibit tersebut dipotong ujungnya hingga 1/3 bagian. Bibit ditanam berdiri diatas bedengan sampai permukaan irisan tertutup oleh lapisan tanah yang tipis.</p>
<p><strong>6. Pemeliharaan</strong><br />
a. Penyiraman dapat menggunakan gembor atau sprinkler, atau dengan cara menggenangi air disekitar bedengan yang disebut sistem leb. Pengairan dilakukan secara teratur sesuai dengan keperluan tanaman, terutama jika tidak ada hujan.</p>
<p>b. Pemupukan : Pupuk yang diberikan adalah pupuk kandang, dengan dosis 10 ton/ha, pupuk buatan dengan dosis urea 100 kg/Ha, ZA 200 kg/Ha, TSP/SP-36 250 kg/ha. KCI 150 kg/ha (sesuai dengan kesuburan tanah)</p>
<p>c. Penyulaman, dilakukan apabila dilapangan dijumpai tanaman yang mati. Biasanya dilakukan paling lambat 2 minggu setelah tanam.</p>
<p>d. Pembumbunan dan penyiangan, dilakukan bersamaan pada saat tanaman berumur 21 hari.</p>
<p>e. Pengendalian OPT dilakukan tergantung pada serangan hama dan penyakit. Hama yang menyerah tanaman bawang merah adalah ulat tanah, ulat daun, ulat grayak, kutu daun dan Nematoda Akar.</p>
<p><strong>Pengendalian Hama dilakukan dengan cara: </strong><br />
- Sanitasi dan pembuangan gulma<br />
- Pengumpulan larva dan memusnahkan<br />
- Pengolahan lahan untuk membongkar persembunyian ulat<br />
- Penggunaan Insektisida<br />
- Rotasi Tanaman</p>
<p>Penyakit yang sering menyerang bawang merah adalh Bercak Ungu, Embun Tepung, Busuk Leher Batang, Antraknose, Busuk Umbi, Layu Fusarium dan Busuk Basah.</p>
<p><strong>Pengendalian penyakit dilakukan dengan cara: </strong><br />
- Sanitasi dan pembakaran sisa tanaman yang sakit<br />
- Penggunaan benih yang sehat<br />
- Penggunaan fungisida yang efektif</p>
<p><strong>7. Panen</strong><br />
Panen dilakukan bila umbi sudah cukup umur sekitar 60 HST, ditandai daun mulai menguning, caranya mencabut seluruh tanaman dengan hati-hati supaya tidak ada umbi yang tertinggal atau lecet. Untuk 1 (satu) hektar pertanaman bawang merah yang diusahakan secara baik dapat dihasilkan 10-15 ton.</p>
<p><strong>8. Pasca Panen</strong><br />
a. Pengeringan umbi dilakukan dengan cara dihamparkan merata diatas tikar atau digantung diatas para-para. Dalam keadaan cukup panas biasanya memakan waktu 4-7 hari. Bawang merah yang sudah agak kering diikat dalam bentuk ikatan.Proses pengeringan dihentikan apabila umbi telah mengkilap, lebih merah, leher umbi tampak keras dan bila terkena sentuhan terdengar gemerisik.</p>
<p>b. Sortasi dilakukan setalh proses pengeringan</p>
<p>c. Ikatan bawang merah dapat disimpan dalam rak penyimpanan atau digantung dengan kadar air 80 (persen) &#8211; 85 (persen), ruang penyimpnan harus bersih, aerasi cukup baik, dan harus khusus tidak dicampur dengan komoditas lain.</p>
<p><strong>Artikel ini diambil dari Leaflet Dirjen Bina Produksi Hortikutura,2001 </strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=28&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/10/07/budidaya-bawang-merah-di-luar-musim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/10/bawang-merah.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bawang Merah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Presiden Akan Bentuk Tim Koordinasi Pengembangan Bioenergi</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/presiden-akan-bentuk-tim-koordinasi-pengembangan-bioenergi/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/presiden-akan-bentuk-tim-koordinasi-pengembangan-bioenergi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2006 04:24:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/presiden-akan-bentuk-tim-koordinasi-pengembangan-bioenergi/</guid>
		<description><![CDATA[   Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membentuk tim nasional yang bertugas menjalankan cetak biru kebijakan pengembangan bioenergi. Demikian dilaporkan oleh Kantor Berita Nasional Antara tanggal 3 Juli 2006 dari Magelang, Jawa Tengah. &#8220;Hasil dari rapat ini diharapkan melahirkan kebijakan-kebijakan pengembangan bioenergi. Kita akan susun tim nasional yang akan mengkoordinasikan dan menindaklanjuti rapat malam ini,&#8221;kata Presiden [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=27&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>  </p>
<p class="MsoPlainText"><font face="Courier New">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membentuk tim nasional yang bertugas menjalankan cetak biru kebijakan pengembangan bioenergi. Demikian dilaporkan oleh <a href="http://www.antara.co.id/">Kantor Berita Nasional Antara</a> tanggal 3 Juli 2006 dari Magelang, Jawa Tengah.</font></p>
<p class="MsoPlainText"><font face="Courier New">&#8220;Hasil dari rapat ini diharapkan melahirkan kebijakan-kebijakan pengembangan bioenergi. Kita akan susun tim nasional yang akan mengkoordinasikan dan menindaklanjuti rapat malam ini,&#8221;kata Presiden saat membuka rapat terbatas soal bioenergi di Desa Grabag, Magelang,Jawa Tengah, hari Sabtu malam tanggal 1 Juli 2006.</font><font face="Courier New">Menurut presiden, pengembangan bioenergi sebagai energi alternatif sangat diperlukan sebagai bagian kebijakan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.</font><font face="Courier New">    </font></p>
<p><font face="Courier New">&#8220;Meski hari Sabtu dan Minggu hari libur, kita mengemban amanah mulia untuk memusatkan pikiran, kepedulian dan komitmen untuk bersama menyusun kebijakan dan aksi nasional yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,&#8221;kata Presiden.</font><font face="Courier New">    </font></p>
<p><font face="Courier New">Presiden menyebutkan rapat yang akan berlangsung dua hari ini meskipun dilakukan tanpa terlalu formal, namun membahas permasalahan yang sangat substansial.</font><font face="Courier New">Dalam rapat malam ini, Presiden akan memaparkan pandangan dan arahannya untuk meningkatkan perekonomian dengan pengembangan bioenergi dengan tema “<em>Post Crisis New Deal And Bio-energi Action Plan.</em>”</font><font face="Courier New">   </font></p>
<p><font face="Courier New">Kemudian akan dilanjutkan paparan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengenai kebijakan nasional di bidang energi.</font><font face="Courier New">Selanjutnya pada Minggu pagi setelah berolahraga jalan kaki di kebun kopi, agenda rapat disambung dengan paparan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman dan Meneg BUMN Sugiharto mengenai koordinasi pengembangan bioenergi. </font></p>
<p><font face="Courier New">Setelah makan siang, rapat diteruskan dengan penyusunan cetak biru atau <em>road map</em> yang berisi rencana kerja pengembangan bioenergi dikaitkan dengan percepatan penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan.</font><font face="Courier New"> </font><font face="Courier New">Hadir dalam rapat itu Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Mohammad Ma&#8217;ruf, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Menhut MS Kaban, Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal Syaifullah Yusuf dan Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta.</font><font face="Courier New">Hadir juga sejumlah pejabat BUMN seperti Dirut Bank Mandiri Agus Martowardoyo, Dirut BTN Kodradi, Dirut BRI Sofyan Basyir dan Kepala BPS Rusman Heriawan.</font><font face="Courier New">Turut hadir sejumlah kepala daerah yaitu Gubernur Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumsel, Bengkulu dan NTB.</font></p>
<p><font face="Courier New">Kepala BPS Rusman Heriawan di tempat tersebut mengatakan pengembangan bioenergi harus meliputi sisi produksi, konsumsi dan distribusi.</font><font face="Courier New">Untuk sisi produksi pengembangannya harus melihat kemampuan untuk mengadopsi teknologi pembuatan bioenergi.</font><font face="Courier New">Sementara dari sisi konsumsi, harus disiapkan perubahan perilaku masyarakat dari kebiasaan mengkonsumsi BBM konvensional menjadi konsumsi bioenergi.</font><font face="Courier New">&#8220;Harus diperhitungkan waktu transisi mengubah perilaku masyarakat dari konsumsi BBM ke energi yang baru. </font></p>
<p><font face="Courier New">Ini membutuhkan <em>pilot project</em> sebelum menjadi program nasional,&#8221; katanya.</font>Sedangkan sisi distribusi juga harus dipikirkan, karena tanpa distribusi bioenergi yang lancar, masyarakat akan enggan untuk mengkonsumsinya.(Tim IFA, July 2006)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=27&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/presiden-akan-bentuk-tim-koordinasi-pengembangan-bioenergi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sawah yang kekeringan akan mendapat kompensasi kerugian</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/sawah-yang-kekeringan-akan-mendapat-kompensasi-kerugian/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/sawah-yang-kekeringan-akan-mendapat-kompensasi-kerugian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2006 04:08:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/sawah-yang-kekeringan-akan-mendapat-kompensasi-kerugian/</guid>
		<description><![CDATA[Rapat Koordinasi Perberasan memutuskan akan memberikan ganti rugi kepada petani yang sawahnya kekeringan. Dana pengganti itu akan diambil dari dana tanggap darurat dengan total sebesar Rp 4,3 miliar. Demikian dilaporkan oleh Kantor Berita Nasional Antara tanggal 10 Juli 2006. Rapat juga memutuskan tidak ada impor beras sampai akhir Desember 2006. Hadir dalam Rakor yang diadakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=26&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="/files/2006/10/sawah.jpg" title="sawah.jpg"><img src="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/10/sawah.thumbnail.jpg?w=186&#038;h=117" alt="sawah.jpg" height="117" width="186" /></a><br />
<font face="Courier New">Rapat Koordinasi Perberasan memutuskan akan memberikan ganti rugi kepada petani yang sawahnya kekeringan. Dana pengganti itu akan diambil dari dana tanggap darurat dengan total sebesar Rp 4,3 miliar. Demikian dilaporkan oleh <a href="http://www.antara.co.id/">Kantor Berita Nasional Antara</a> tanggal 10 Juli 2006. </font></p>
<p><font face="Courier New">Rapat juga memutuskan tidak ada impor beras sampai akhir Desember 2006.</font><font face="Courier New"> </font> <font face="Courier New">Hadir dalam Rakor yang diadakan di Kantor Menteri Perekonomian itu antara lain Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian dan Dirut Perum Bulog. </font><font face="Courier New">&#8220;Mengenai kekeringan Mentan sudah punya program. </font></p>
<p><font face="Courier New"><br />
Ada suatu mekanisme untuk memberi kompensasi dengan mekanisme dan persyaratan yang ketat untuk memastikan yang menerima adalah yang mengalami kekeringan,&#8221; jelas Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurti usai Rakor. </font><font face="Courier New">Sementara itu, Menteri Pertanian Anton Apriantono mengatakan bahwa berdasarkan  data dan prediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), kemarau saat ini termasuk kategori normal dengan curah hujan yang normal.</font></p>
<p><font face="Courier New">&#8220;Yang terjadi petani memaksakan menanam padi pada musim kemarau terutama di sawah-sawah tadah hujan. Itu melegakan kami artinya prediksi produksi padi belum terganggu,&#8221; katanya.</font><font face="Courier New">Mengenai mekanisme pemberian kompensasi, lanjut dia, pemerintah daerah nanti mengajukan data kekeringan dan kelompok taninya. Setelah itu, data yang ada diverifikasi untuk pemberian bantuan.</font><font face="Courier New">Berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan Nasional yang diketuai oleh Kaman Nainggolan ada 10 provinsi yang mengalami kekeringan antara Januari &#8211; Juni 2006, dengan total luas lahan yang terkena dampak 33.197 hektar dan 420 hektar mengalami puso (gagal panen).</font><font face="Courier New">     </font></p>
<p><font face="Courier New">Kesepuluh provinsi itu adalah NAD (16.215 hektar kekeringan dan 172 hektar puso), Sulawesi Selatan (5.507 hektar kekeringan dan 160 puso), Jawa Barat (4.413 hektar kekeringan dan 12 hektar puso), NTB (3.476 kekeringan), Sumatera Utara (2.227 hektar), Jawa Tengah (929 hektar kekeringan dan 4 hektar puso), Lampung (200 hektar dan 24 hektar puso), NTT (165 hektar kekeringan dan 48 hektar puso),  Banten (55 hektar kekeringan) dan Sumatera Barat (10 hektar kekeringan).</font><font face="Courier New">     </font></p>
<p><font face="Courier New">Ka</font><font face="Courier New">man menjelaskan menurut angka ramalan II Badan Pusat Statistik (BPS) produksi padi tahun 2006 akan mencapai 54,75 juta ton gabah kering panen (GKP) yang setara dengan sekitar 31 juta ton beras.</font><font face="Courier New">&#8220;Masih ada surplus 110 ribu ton beras di akhir tahun ini,&#8221; ujarnya.</font><font face="Courier New">     </font></p>
<p class="MsoPlainText"><font face="Courier New">Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo mengatakan stok Bulog saat ini mencapai 1,3 juta ton dan di akhir tahun stok Bulog akan sekitar 572 ribu ton saja.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=26&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/sawah-yang-kekeringan-akan-mendapat-kompensasi-kerugian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/10/sawah.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sawah.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mentan : Program Akselerasi bisa wujudkan swasembada gula 2009</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/mentan-program-akselerasi-bisa-wujudkan-swasembada-gula-2009/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/mentan-program-akselerasi-bisa-wujudkan-swasembada-gula-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2006 03:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Perkebunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/mentan-program-akselerasi-bisa-wujudkan-swasembada-gula-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan, swasembada gula bisa dicapai Indonesia pada tahun 2009 bila program-program akselerasi di tingkat petani tebu bisa berjalan dengan baik, termasuk merevitalisasi pabrik-pabrik gula.&#8221;Kalau (program) ini dilakukan semua, Insya Allah saya yakin dengan investasi baru yang masuk maka swasembada gula bisa tercapai (tahun 2009). Tahun 2008 kita masih sekian persen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=24&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan, swasembada gula bisa dicapai Indonesia pada tahun 2009 bila program-program akselerasi di tingkat petani tebu bisa berjalan dengan baik, termasuk merevitalisasi pabrik-pabrik gula.&#8221;Kalau (program) ini dilakukan semua, Insya Allah saya yakin dengan investasi baru yang masuk maka swasembada gula bisa tercapai (tahun 2009). Tahun 2008 kita masih sekian persen perlu impor, tapi 2009 sudah tidak perlu mengimpor lagi,&#8221; katanya kepada pers usai menutup Musyawarah Nasional (Munas) II Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) di Ciawi Kabupaten Bogor, Jumat sore.</p>
<p>Ia mengatakan, upaya-upaya untuk dapat menuju swasembada gula itu antara lain, pertama: program akselerasi di tingkat petani terus dijalankan, karena kuncinya adalah menyediakan modal bagi petani. &#8220;Masalahnya hanya tinggal petani itu memerlukan modal, di samping juga bibit unggul, ini yang akan kita sediakan dari pemerintah dan sekarang sudah terbukti dan bahkan bisa dikatakan produksi petani melimpah dan justru pabrik gula keteteran,&#8221; katanya.</p>
<p>Akibatnya, banyak produksi tebu tidak tertampung oleh pabrik gula. &#8220;Saya tadi sudah mendapat laporan ada beberapa pabrik gula yang masih harus menjalani giling, mesti seharusnya giling sudah lewat,&#8221; katanya. Program kedua, kata Mentan, adalah revitalisasi pabrik gula itu sendiri, dan apabila hal itu kurang berhasil maka terpaksa harus mendirikan pabrik gula baru.</p>
<p>&#8220;Nah, yang terpenting dari itu semua adalah mesti ada investasi baru, dalam rangka itulah kemudian akan dilakukan studi kelayakan, dan ini kerjasama antara pemerintah RI dan RRC,&#8221; katanya. Studi kelayakan itu, katanya, adalah untuk mengetahui di lokasi-lokasi mana saja di Indonesia yang layak untuk dibangun industri gula yang baru termasuk perkebunannya. &#8220;Dengan upaya-upaya inilah, maka swasembada gula akan bisa dicapai,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketika ditanya mengenai masih adanya kendala-kendala yang dihadapi petani tebu mengenai problem kelangkaan pupuk, ia mengatakan bahwa soal tersebut akan mendapat penanganan tersendiri. &#8220;Untuk masalah pupuk, nanti akan kita selesaikan sendiri,&#8221; katanya. Menurut dia, kelangkaan pupuk itu memang diakui selalu terjadi, namun ada masalah-masalah yang melingkupinya sehingga terjadi kondisi kelangkaan itu.&#8221;Tadi (dalam Munas I APTRI) saya jelaskan masalah-masalah (kelangkaan) yang terjadi pada pupuk,&#8221; katanya.</p>
<p>Diantaranya, kata dia, karena memang ada yang menyelundupkan keluar negeri, ada yang menggunakan pupuk bersubsidi untuk perkebunan besar yang bukan seharusnya, dan ada pula kesalahan di dalam memakai pupuk, misalya saja penggunaan yang berlebih atau seperti jenis pupuk SP-36 yang sebetulnya tidak diperlukan untuk padi, tapi justru digunakan.</p>
<p>Sementara itu, saat ditanya mengenai apakah jika swasembada gula bisa dicapai pada tahun 2009 berarti sama sekali tidak akan ada lagi impor gula, Mentan menegaskan bahwa swasembada itu bukan berarti tidak ada impor sama sekali. &#8220;Dari definisi swasembada sebetulnya, katakanlah kalau ada ketergantungan 10 persen dari luar negeri, itu sudah bisa dikatakan swasembada. Tapi kita menginginkan memang tidak ada impor sama sekali dan itu Insya Allah bisa dicapai 2009,&#8221; kata Anton Apriantono.</p>
<p><strong>Harga bagus</strong><br />
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APTRI masa bakti 2005-2010 yang baru terpilih pada Munas II di Ciawi, yakni H Abdul Wahid, ketika ditanya apa problem yang dihadapi petani, dijelaskan bahwa kalau beberapa tahun lalu, problem yang dihadapi menyangkut harga gula, pupuk, rendemen dan menyangkut bahan baku.</p>
<p>&#8220;Namun, dalam dua tahun terakhir ini sudah terbentuk harga gula yang cukup baik setelah lahirnya SK Mentan Nomor 643, dimana ada batasan impor dan sekaligus harga. Ini juga akibat dampak harga internasional yang juga tinggi, sehingga yang terjadi sekarang ini harga sudah bagus,&#8221; katanya.</p>
<p>Diakuinya bahwa pemerintah juga sudah mengucurkan bantuan dana akselerasi yang jumlahnya Rp350 miliar, tapi baru diterima Rp170 miliar namun dampak ini sudah cukup membantu peningkatan produksi. &#8220;Katakanlah kalau tahun 2001-2002 produksi gula hanya sekitar 1,6 juta ton per tahun, pada tahun 2005 kita sudah mampu memproduksi 2,2 juta ton per tahun, ini suatu peningkatan yang baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, katanya, dengan program akselerasi juga ada peningkatan dengan varietas-varietas baru, sehingga terjadi peningkatan produktivitas, yang tidak hanya kuintal tebu tapi juga kristal gula. &#8220;Yang dulu rendemen hanya sekitar 4 dan 5 persen, sekarang ini sudah 7 dan bahkan ada yang 8 persen, dan ada satu-dua yang rendemen 9 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Kondisi tersebut, katanya, tercapai karena suatu akselerasi dan hasil dari itu dampaknya adalah mampu menghasilkan produksi gula yang bagus, sehingga justru timbul masalah yang baru dimana petani sudah siap dengan akselerasi tapi pabrik gulanya kurang siap. &#8220;Nah, kita terbentur masalah ini sehingga perlu adanya akselerasi pabrik gula oleh pemerintah,&#8221; katanya.</p>
<p>Menjawab pertanyaan apakah hal itu berarti harus ada pembangunan pabrik gula baru, Abdul Wahid mengatakan bahwa hal itu bisa pembangunan baru, tapi juga bisa juga peningkatan kapasitas. Ia memberi contoh, masalah seperti itu terjadi pada petani yang ada di PTPN X di Gempolkerep-Mojokerto (Jatim), Malang Selatan, dan juga yang ada di sekitar Lumajang (Jatim).&#8221;Mestinya para petani di tiga tempat itu sudah turun ke kebun untuk menanam tebu dan pupuk, tapi sekarang ini masih giling, dan diperkirakan sampai 25 Desember 2005 baru selesai, ini kan sudah tidak efektif,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Kalau dampak dan situasi ini tidak ada solusinya untuk peningkatan kapasitas dan tambahan pabrik gula baru lagi, maka tahun 2006 saya khawatir giling nanti akan sampai Januari, ini kan sudah tidak benar,&#8221; tambahnya. Oleh karena itu, kata dia, dari sisi Deptan sudah berupaya dengan bantuan dana akselerasi, sehingga dari Kantor Meneg BUMN seharusnya sudah menyiapkan untuk revitalisasi pabrik gula.</p>
<p>Abdul Wahid menjelaskan, jumlah petani tebu di Indonesia efektifnya saat ini berjumlah 2 juta orang, namun bila ditambah dengan keluarganya mencapai 8 juta orang.  Sementara itu, kebutuhan gula nasional berjumlah 3,4 juta ton per tahun, dimana yang 700 ribu ton adalah untuk kebutuhan industri (gula rafinasi), sedangkan yang bisa diproduksi di dalam negeri sebanyak 2,2 juta ton, sehingga sisanya yang 500 ribu ton masih harus diimpor.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=24&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/07/31/mentan-program-akselerasi-bisa-wujudkan-swasembada-gula-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cina Fokuskan Penelitiannya terhadap Kualitas dan Nutrisi Tanaman Padi</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/09/cina-fokuskan-penelitiannya-terhadap-kualitas-dan-nutrisi-tanaman-padi/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/09/cina-fokuskan-penelitiannya-terhadap-kualitas-dan-nutrisi-tanaman-padi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2006 03:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/09/cina-fokuskan-penelitiannya-terhadap-kualitas-dan-nutrisi-tanaman-padi/</guid>
		<description><![CDATA[Cina, produsen beras terbesar di dunia, mengumumkan telah meluncurkan upaya penelitian baru untuk meningkatkan kualitas varitas padinya dan meningkatkan kandungan nutrisinya, demikian siaran pers Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI), pekan lalu. Pemerintah Cina dan IRRI pekan lalu di meresmikan Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras (Rice Quality and Nutrition Center) di Institut Penelitian Beras Nasional Cina [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=23&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cina, produsen beras terbesar di dunia, mengumumkan telah meluncurkan upaya penelitian baru untuk meningkatkan kualitas varitas padinya dan meningkatkan kandungan nutrisinya, demikian siaran pers <a title="link ke irri" href="http://www.irri.org/">Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI)</a>, pekan lalu.</p>
<p>Pemerintah Cina dan IRRI pekan lalu di meresmikan Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras (Rice Quality and Nutrition Center) di Institut Penelitian Beras Nasional Cina (CNRRI) di Hangzhou. Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras ini akan bekerja erat dengan Pusat Penelitian Kualitas dan Nutrisi Beras yang diresmikan tahun lalu di IRRI.</p>
<p>“Kualitas dan nutrisi adalah dua bidang penelitian beras yang paling menantang,”</p>
<p>kata Robert S Zeigle, Direktur Jenderal IRRI, dalam acara peresmian pusat baru itu. “Bukan hanya memiliki piranti dan pengetahuan sains saja untuk mendapatkan beras varitas baru berkualitas tinggi, tetapi kami juga sekarang berupaya meningkatkan nilai nutrisi dari varitas-varitas ini dengan menambahkan nutrisi seperti besi, seng, dan vitamin A.”</p>
<p>Dr. Zeigler mengatakan IRRI tersanjung dan mendapat kehormatan bekerja sama dengan CNRRI dalam penelitian baru yang penting. “Kami tetap terus harus memfokuskan penelitian untuk meningkatkan produktivitas beras untuk mengejar pertumbuhan penduduk, sementara penduduk Cina semakin meningkat kemakmurannya, kualitas dan nutrisi makanan jelas akan menjadi prioritas.”</p>
<p>Ia menekankan bahwa meningkatkan kualitas biji-bijian juga akan mendorong harga beras di pasar dan berarti membantu petani Cina meningkatkan pendapatan mereka.</p>
<p>Pusat Kualitas dan Nutrisi Beras di CNRRI mendapat dukungan Kementerian Pertanian Cina dan Akademi Ilmu Pertanian Cina. Peresmian itu adalah bagian dari Pertemuan Rencan Kerja IRRI-Cina dan Forum Ilmu Perberasan di Hangzhou yang berlangsung tanggal 10-12 Oktober 2005 yang lalu.</p>
<p>Pertemuan itu memfokuskan pembahasan pada empat persoalan prioritas yang dihadapi produksi beras Cina dalam jangka waktu lima tahun ke depan yaitu: pemuliaan dan pengembangkan padi generasi baru yang disebut padi “super” atau varitas padi berproduksi tinggi, berkualitas tinggi; asupan terutama pupuk yang lebih efisien; kualitas dan nutrisi beras menggunakan bioteknologi; dan pengembangan teknologi padi yang lebih efisien dalam menggunakan air.</p>
<p>“Produksi beras di Cina menghadapi sejumlah tantangan, khususnya bagaimana menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ketersediaan sumber daya dan kebutuhan terus meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan,” kata Ren Wang, Wakil Direktur Jenderal di IRRI.</p>
<p><strong>(</strong><strong>Disarikan dr Pustakatani &#8216; 05 ; TIM IFA Des 05)</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=23&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/09/cina-fokuskan-penelitiannya-terhadap-kualitas-dan-nutrisi-tanaman-padi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencegah Serangan Lalat Buah dgn Pembungkusan</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/mencegah-serangan-lalat-buah-dgn-pembungkusan/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/mencegah-serangan-lalat-buah-dgn-pembungkusan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2006 09:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hortikultura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/mencegah-serangan-lalat-buah-dgn-pembungkusan/</guid>
		<description><![CDATA[Lalat buah termasuk hama yang menimbulkan kerugian besar bagi petani di Indonesia, terutama petani buah dan sayuran. Di Indonesia ada 66 jenis lalat buah. Bactocera spp adalah lalat buah yang banyak merusak belimbing manis, jambu air, jambu biji, mangga, nangka, semangka, melon, dan cabai. Salah satu cara mengendalikan serangan lalat buah yang biasa dilakukan petani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=22&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lalat buah termasuk hama yang menimbulkan kerugian besar bagi petani di Indonesia, terutama petani buah dan sayuran. Di Indonesia ada 66 jenis lalat buah. Bactocera spp adalah lalat buah yang banyak merusak belimbing manis, jambu air, jambu biji, mangga, nangka, semangka, melon, dan cabai. Salah satu cara mengendalikan serangan lalat buah yang biasa dilakukan petani adalah dengan membungkus buah yang hampir masak. Berikut ini penjelasan bagaimana menghindari serangan lalat buah dengan pembungkusan.</p>
</p>
<p>Salah satu keuntungan menggunakan pembungkus untuk menghindari serangan lalat buah adalah buah tetap mulus dan tidak terkontaminasi pestisida. Sayangnya pembungkusan kurang praktis jika kebun buah sangat luas dan pohon buah tinggi. Cukup praktis dan efisien jika di lokasi kebun tersedia tenaga kerja yang cukup dan murah.</p>
</p>
<p>Upaya pembungkusan buah yang dibarengi dengan pengasapan dan sanitasi kebun akan meningkatkan efektifitas pencegahan.</p>
</p>
<p><strong>Bahan pembungkus</strong></p>
<p>Petani menggunakan kertas, kertas karbon, plastik hitam, daun pisang, daun jati, atau kain untuk membungkus buah yang tidak terlalu besar seperti belimbing dan jambu. Untuk buah yang berukuran besar, seperti nangka, petani biasa menggunakan anyaman daun kelapa, karung plastik, atau kertas semen. Setiap jenis pembungkus memiliki kelebihan dan kekurangan.</p>
</p>
<p><strong>Syarat bahan pembungkus</strong></p>
<p>Apa pun bahan pembungkus yang digunakan harus memenuhi persyaratan: bahan tidak mudah rusak, bahan berwarna gelap, dan bahan membantu menjaga kelembaban dalam bungkusan.</p>
</p>
<p><strong>Waktu pembungkusan</strong></p>
<p>Kapan buah harus dibungkus tergantung dari jenis buahnya. Misalnya, buah belimbing harus sedini mungkin dibungkus. Buah mangga dibungkus sebelum buah memasuki stadium pemasakan. Lalat buah tertarik pada warna kuning dan aroma buah masak atau aroma amonia yang dikeluarkan oleh beberapa jenis bunga dan buah, jadi membungkus buah sedini mungkin bisa efektif mengurangi serangan lalat buah.</p>
</p>
<p><strong>Pengasapan</strong></p>
<p>Upaya membungkus buah untuk menghindari serangan lalat buah akan semakin efektif jika dibarengi dengan pengasapan. Tujuan pengasapan adalah mengusir lalat buah dari kebun. Pengasapan dilakukan dengan membakar serasah atau jerami sampai menjadi bara yang cukup besar. Kemudian bara dimatikan dan di atas bara ditaruh dahan kayu yang masih lembab. Pengasapan di sekitar pohon dapat mengusi lalat buah dan efektif selama tiga hari. Pengasapan selama 13 jam bisa membunuh lalat buah yang tidak sempat menghindar.</p>
</p>
<p><strong>Sanitasi </strong></p>
<p>Kebersihan kebun menentukan tingkat serangan lalat buah. Tujuan dari sanitasi (memberishkan) kebun adalah memutus siklus perkembangan lalat buah. Lantai kebun harus terbebas dari buah-buah terserang lalat buah yang jatuh atau yang masih di pohon. Buah yang berisi telur dan larva lalat buah dikumpulkan kemudian dimusnahkan dengan dibakar atau dibenamkan di dalam tanah. Buah-buah yang gugur di bawah pohon berpeluang dijadikan tempat bertelur lalat buah.</p>
</p>
<p>Semak-semak dan gulma dapat digunakan lalat buah sebagai inang alternatif ketika tidak musim buah. Jadi semak-semak dalam radius 1,5-3 kilometer dari areal perkebunan harus dibersihkan. Sanitasi kebun akan efektif jika dilakukan oleh seluruh petani bersamaan. <strong>(Sumber : Deptan, Des 05, TIM IFA 05)</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=22&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/mencegah-serangan-lalat-buah-dgn-pembungkusan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/wortel-penjernih-mata-dan-pemutih-kulit/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/wortel-penjernih-mata-dan-pemutih-kulit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2006 08:19:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hortikultura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/wortel-penjernih-mata-dan-pemutih-kulit/</guid>
		<description><![CDATA[Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit Seorang karyawati yang biasa bekerja dengan komputer lebih delapan jam sehari merasakan matanya selalu basah berair dan perih. Oleh seorang ahli pengobatan alternatif, ia disarankan minum jus wortel dari seperempat kilogram wortel segar, sehari dua kali. Dua bulan kemudian matanya kembali sehat bahkan menurutnya pandangan terasa lebih bening. Ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=19&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit</h3>
<p><img width="118" height="105" alt="Wortel" src="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/01/wortel.thumbnail.jpg?w=118&#038;h=105" /></p>
<p>Seorang karyawati yang biasa bekerja dengan komputer lebih delapan jam sehari merasakan matanya selalu basah berair dan perih. Oleh seorang ahli pengobatan alternatif, ia disarankan minum jus wortel dari seperempat kilogram wortel segar, sehari dua kali. Dua bulan kemudian matanya kembali sehat bahkan menurutnya pandangan terasa lebih bening. Ia lalu membiasakan diri untuk minum jus satu batang wortel setiap pagi.</p>
<p>Wortel (Daucus carota L.) sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Ia berasal dari negeri yang beriklim sedang (sub-tropis) yaitu berasal dari Asia Timur Dekat dan Asia Tengah. Ia ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun lalu. Budidaya wortel pada mulanya terjadi di daerah sekitar Laut Tengah, menyebar luas ke kawasan Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya ke seluruh dunia.</p>
<p>Tanaman yang masuk dalam ordo Umbelliferales ini banyak ragamnya. Bila dilihat bentuk umbinya ada tiga tipe, yaitu tipe chantenay (berbentuk bulat panjang dengan ujung tumpul), tipe imperator (berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing) dan tipe nantes (merupakan gabungan tipe imperator dan chantenay). Jus kombinasi dari wortel nantes dan chantenay, dipercaya memiliki khasiat terbaik, selain juga memberi cita rasa yang enak.</p>
<p>Khasiat :<br />
Daun wortel juga berguna untuk mengobati batu ginjal dan radang selaput lendir kandung kemih. Sedangkan rimpang atau akarnya dapat mengobati cacing kremi, memelihara kesehatan mata, pencernaan, dan sebagai obat luar untuk luka bakar. Biji wortel dapat mengobati batu ginjal, disentri dan mencret.</p>
<p>Warna oranye tua pada wortel menandakan kandungan beta karoten yang tinggi. Makin jingga warna wortel, makin tinggi kadar beta-karotennya. Kadar beta-karoten yang terkandung dalam wortel lebih banyak dibanding kangkung, caisim dan bayam.</p>
<p>Beta karoten ini dapat mencegah dan mengatasi kanker, darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol dan mengeluarkan angin dari dalam tubuh. Kandungan tinggi antioksidan karoten juga terbukti dapat memerangi efek polusi dan perokok pasif.</p>
<p>Beta karoten yang menyebabkan warna oranye pada wortel bisa juga menimbulkan warna kekuningan pada kulit manusia yang kebanyakan minum jus atau perasan wortel. Meskipun demikian warna kuningnya berbeda dengan yang menderita sakit kuning demikian pula warna matanya tidak kuning. Bahkan ada juga yang memanfaatkan perasan wortel sebagai minuman pemutih kulit.</p>
<p>Kandungan potasiumnya yang tinggi bisa menetralkan keasaman darah yang kelewat tinggi pada pecandu rokok, alkohol dan pemakai obat-obatan berbahaya. Potasium yang terkandung dalam wortel juga berpotensi untuk membantu menjinakkan racun, terutama logam berat yang ditimbulkan polusi udara. Untuk itu jus wortel dapat dikombinasikan dengan kacang polong, kentang, kol dan tomat.</p>
<p>Wortel mengandung enzim pencernaan dan berfungsi diuretik. Meminum segelas sari daun wortel segar ditambah garam dan sesendok teh sari jeruk nipis berkhasiat untuk mengantisipasi pembentukkan endapan dalam saluran kencing, memperkuat mata, paru-paru, jantung dan hati. Sementara mengunyah daun wortel dapat menyembuhkan luka-luka dalam mulut dan menghilangkan napas bau, gusi berdarah dan sariawan.</p>
<p>Menurut Noviana Yaniar (1993) dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Untuk Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Unit Materia Medica, Malang, wortel dapat mengatasi masalah-masalah seperti hipertensi, rabun senja, mata minus, demam pada anak, cacingan, luka bakar, batuk, nyeri haid, sembelit dan menghaluskan wajah.</p>
<p>Beberapa penelitian menunjukkan, orang-orang yang makan wortel secara teratur, memiliki kemungkinan terkena kanker paru-paru lebih kecil, meskipun ia perokok. Sebuah percobaan di Skotlandia sekitar tahun 1979 menunjukkan orang sehat yang makan 7 ons wortel mentah setiap hari, kadar kolesterol darah mereka turun sampai 11 persen.</p>
<p>Mengonsumsi wortel selama tiga minggu juga menurunkan risiko serangan jantung sekitar 22 persen. Makan wortel paling sedikit lima kali setiap minggu dapat menurunkan risiko terkena stroke sebesar 68 persen.</p>
<p>Bagi yang sudah terserang stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat pascastroke. Seperti diketahui, dalam setiap 100 gram wortel diketahui mengandung 12.000 S.I vitamin A.</p>
<p>Bagi penderita penyakit Lupus atau System Lupus Erythematosus (SLE) juga dianjurkan untuk mengkonsumsi wortel karena kandungan vitamin A, garam mineral dan karbohidrat alami yang tinggi. Seorang sinse juga menganjurkan konsumsi dua ons wortel dicampur setengah ons lobak sangat baik untuk pengobatan gangguan mata. Kombinasi wortel dan lobak itu juga sangat bermanfaat untuk penderita sakit jantung koroner dan ginjal.</p>
<p>Sedangkan kombinasi wortel, tomat, nanas, akan memperbaiki sistem metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol darah dan asam urat. Untuk meningkatkan kesuburan bagi perempuan dan meningkatkan kualitas sperma pria, digunakan jus campuran satu buah apel, tiga ons wortel dan setengah kilogram taoge yang minum sekali bersama suami-istri. Ramuan ini diminum setiap pagi-sore, hasilnya dapat dilihat dalam satu minggu.</p>
<p><strong>(Sumber : SH, disusun oleh Tim IFA, Des 05) </strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=19&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/wortel-penjernih-mata-dan-pemutih-kulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/01/wortel.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Wortel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertanian Organik di Bantul</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/pertanian-organik-di-bantul/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/pertanian-organik-di-bantul/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2006 08:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Pangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/pertanian-organik-di-bantul/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Upaya Menyelamatkan Tanah yang ada di Daerah Bantul, Dusun Paten, Sumberagung, Jetis. Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Provinsi D.I. Yogyakarta baru-baru ini, Kamis (24/12). Sebanyak 48 varietas benih padi lokal dan nonlokal organik. Benih padi organik ini nantinya akan disebarkan kepada para petani di seluruh Indonesia. Ini diharapkan membuka jalan menuju pertanian organik nasional tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=17&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img width="66" height="96" alt="padi11.GIF" src="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/01/padi11.thumbnail.GIF?w=66&#038;h=96" /></p>
<p>Dalam Upaya Menyelamatkan Tanah yang ada di Daerah Bantul, Dusun Paten, Sumberagung, Jetis. Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Provinsi D.I. Yogyakarta<br />
baru-baru ini, Kamis (24/12). Sebanyak 48 varietas benih padi lokal dan nonlokal organik.</p>
<p>Benih padi organik ini nantinya akan disebarkan kepada para petani di seluruh Indonesia. Ini diharapkan membuka jalan menuju pertanian organik nasional tahun 2010.</p>
<p>Penangkaran benih padi dilaksanakan petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Pemandu, bekerja sama dengan sejumlah mahasiswa di Komunitas Belajar dan Pemberdayaan Masyarakat (KBPM) Restoe Boemi.</p>
<p>Penangkaran benih padi organik ini, menurut Murjiyo (60), Ketua Paguyuban Petani Pemandu, merupakan upaya menyelamatkan tanah dari kerusakan setelah puluhan tahun ditanami padi dengan pupuk dan pembasmi hama anorganik atau kimia. ”Ini bagian dari usaha penyelamatan Bumi supaya kami bisa tetap mewariskan tanah yang bagus bagi anak dan cucu,” tuturnya.</p>
<p>Benih padi yang ditangkar adalah hasil pencarian para petani selama tiga tahun di berbagai daerah. Benih yang ditangkar antara lain rojolele, rening, dusel, andelabang, andelrantai, sampangantal, dan mayangsari (berasal dari Jawa Tengah dan DIY); ciredeg, cipendeui, dan kemenyan (Jawa Barat); lampung kuning (Lampung); anak daro (Sumatera Barat), jasmine (lokal Thailand).</p>
<p>Setiap hektar lahan yang ditanami 35 kilogram benih nanti akan menghasilkan 4,8 ton hingga 5,8 ton gabah organik. Jika pengembangan padi organik terus meluas, menurut Murjiyo, pencanangan pertanian organik tahun 2010 dapat dicapai.</p>
<p>Pengembangan padi organik ini, lanjut Murjiyo, menumbuhkan kesadaran di kalangan petani untuk memperjuangkan hak-hak mereka yang seharusnya, yaitu hak menentukan nilai jual gabah sesuai dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan.</p>
<p>Meski saat ini harga beras organik semakin mahal seiring kenaikan harga bahan bakar minyak, konsumen ternyata tidak berkurang. ”Harga beras rojolele sudah naik, dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram. Namun, konsumen menerima kenaikan harga ini dan tetap mengonsumsi beras organik,” ujarnya.</p>
<p>Di wilayah Bantul setidaknya terdapat 100 hektar lahan yang ditanami padi organik. Sebagian besar lahan masih ditanami padi anorganik dan sebagian kecil lainnya semiorganik.</p>
<p>Ahmad Shovie, Koordinator Restoe Boemi, mengatakan, dari pengembangan varietas padi lokal ini diharapkan akan diperoleh benih-benih baru berkualitas, yang bisa dihasilkan sendiri oleh petani. (diambil dari SitusHijau ) Penulis (Tim News IFA,Des 05)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=17&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/pertanian-organik-di-bantul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sa4t1.files.wordpress.com/2006/01/padi11.thumbnail.GIF" medium="image">
			<media:title type="html">padi11.GIF</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Petani Jangan Jadi Korban Kebijakan</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/petani-jangan-jadi-korban-kebijakan/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/petani-jangan-jadi-korban-kebijakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2006 07:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/petani-jangan-jadi-korban-kebijakan/</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, negara harus melindungi petani. Mereka tidak boleh menderita karena sebuah kebijakan. ”Petani harus dilindungi dan tidak boleh menderita karena sebuah kebijakan. Akan tetapi, kita juga memikirkan konsumen kita, rakyat juga agar bisa membeli dalam harga terjangkau. Baru setelah itu barangkali mereka-mereka yang bergerak di bidang usaha makanan, impor, ekspor, pengolahan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=16&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, negara harus melindungi petani. Mereka tidak boleh menderita karena sebuah kebijakan.</p>
<p align="left">”Petani harus dilindungi dan tidak boleh menderita karena sebuah kebijakan. Akan tetapi, kita juga memikirkan konsumen kita, rakyat juga agar bisa membeli dalam harga terjangkau. Baru setelah itu barangkali mereka-mereka yang bergerak di bidang usaha makanan, impor, ekspor, pengolahan, penggilingan yang keadaannya lebih baik dibandingkan dengan petani,” ujar Presiden dalam sambutan penghargaan ketahanan pangan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/12).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Presiden meminta masyarakat dan sejumlah kalangan tidak salah paham dengan kebijakan pemerintah memberi izin impor beras baru-baru ini.</p>
<p>Beras impor, menurut Presiden, hanya untuk menjaga stok, dan dalam keadaan normal tidak boleh masuk pasar.</p>
<p>”Saya minta para gubernur, bupati, dan wali kota memahami dan jangan salah langkah. Kalau dalam keadaan normal jangan dimasukkan ke dalam pasar sesuatu yang kita pelihara sebagai stok. Tolong dipahami. Cegah upaya- upaya yang mengacaukan ini!” ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah, Ketua Pusat Penelitian Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada Muchamad Maksum mengingatkan pemerintah supaya tidak mengambil langkah mengatasi inflasi dengan cara menekan harga beras. Cara ini, katanya, hanya menjadikan petani makin menderita.</p>
<p>”Kalau pemerintah memilih kebijakan menekan harga beras, maka itu hanya akan jadi bom waktu. Ini sangat tidak adil. Permintaan agar rakyat memahami impor beras dalam rangka stabilisasi ekonomi berupa penurunan inflasi tidak masuk akal. Dengan cara ini, petani diminta menderita demi pengendalian inflasi,” kata Maksum.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=16&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2006/01/05/petani-jangan-jadi-korban-kebijakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TANAMAN HORTIKULTURA</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/19/tanaman-hortikultura-2/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/19/tanaman-hortikultura-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2005 05:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/19/tanaman-hortikultura-2/</guid>
		<description><![CDATA[Hortikultura Khas Betawi Diberbagai daerah terdapat berbagai ciri khas tanaman hortikultura, seperti kalau didaerah yogya dikenal dengan Salak Pondohnya dan daerah lain. Tetapi yang akan kami kupas disini yaitu Tanaman Hortikultura Khas Betawi. Berikut ini adalah salah satu tanaman hortikultura khas dari daerah Betawi diantaranya adalah : 1.Salak Condet Kawasan pengembangan salak disini terkonsentrasi ditiga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=9&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hortikultura Khas Betawi</strong></p>
<p><strong>Diberbagai daerah terdapat berbagai ciri khas tanaman hortikultura, seperti kalau didaerah yogya dikenal dengan Salak Pondohnya dan daerah lain. Tetapi yang akan kami kupas disini yaitu Tanaman Hortikultura Khas Betawi.</strong></p>
<p><strong>Berikut ini adalah salah satu tanaman hortikultura khas dari daerah Betawi diantaranya adalah :</strong></p>
<p><strong>1.Salak Condet</strong><br />
<strong>Kawasan pengembangan salak disini terkonsentrasi ditiga kelurahan Batu Ampar, Kampung Tengah, dan Bale Kambang. Berdasarkan tempat tumbuhnya dikenal dengan tiga macam salak condet yakni: Salak Condet Batu Ampar, Salak Condet Tanjung Barat, dan Salak Condet Bale Kambang.</strong></p>
<div align="justify"><strong>2. Durian Sitokong</strong></p>
<div align="justify">
<div align="justify"><strong>Durian Sitokong memiliki rasa legit, sedikit agak pahit dan buahnya cukup besar. Berat setiap buahnya bisa mencapai berat 6 &#8211; 8 Kg. Durian ini cukup diminati krn merupakan varietas lokal. Sangat tahan thdp agroklimat di Indonesia.</strong></div>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=9&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/19/tanaman-hortikultura-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TAMAN ANGGREK (ORCHIDARIUM GARDEN) KEBUN RAYA</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/taman-anggrek-kebun-raya/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/taman-anggrek-kebun-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2005 05:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/taman-anggrek-kebun-raya/</guid>
		<description><![CDATA[Pengelola Kebun Raya Bogor menyiapkan lahan seluas 1,2 hektare untuk dijadikan Taman Anggrek (Orchidarium) Terbuka. Proses pembangunan yang meliputi penanaman anggrek di tanah atau di pohon dan pemasangan pagar masih terus dikerjakan. Agar para pengunjung Kebun Raya dapat melihat lebih dekat koleksi Tanaman Anggrek yang dikoleksi oleh Kebun Raya Bogor, dan sebagian koleksi tanaman anggrek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=5&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img width="363" height="174" alt="TAMAN ANGGREK" src="http://sa4t1.files.wordpress.com/2005/12/Foto%20Taman%20Anggrek.gif?w=363&#038;h=174" /></p>
<div align="justify"><strong>Pengelola Kebun Raya Bogor menyiapkan lahan seluas 1,2 hektare untuk dijadikan Taman Anggrek (Orchidarium) Terbuka. Proses pembangunan yang meliputi penanaman anggrek di tanah atau di pohon dan pemasangan pagar masih terus dikerjakan. Agar para pengunjung Kebun Raya dapat melihat lebih dekat koleksi Tanaman Anggrek yang dikoleksi oleh Kebun Raya Bogor, dan sebagian koleksi tanaman anggrek ini adalah berasal dari spesies yang terdapat di seluruh Indonesia. </strong></div>
<div align="justify"><strong>(Tim News Hortikultura, Bogor, 12,12,05)</strong></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=5&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/taman-anggrek-kebun-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sa4t1.files.wordpress.com/2005/12/Foto%20Taman%20Anggrek.gif" medium="image">
			<media:title type="html">TAMAN ANGGREK</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/hello-world/</link>
		<comments>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2005 04:21:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sa4t1</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to Information from Agriculture, a weblog by Yani Baehaqi an Indonesian the weblog content about Sharing Information about Agriculture for people in my Country.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=1&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <strong>Information from Agriculture, a weblog </strong>by <em><strong>Yani Baehaqi </strong></em>an Indonesian the weblog content about Sharing Information about Agriculture for people in my Country.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sa4t1.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sa4t1.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sa4t1.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sa4t1.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sa4t1.wordpress.com&amp;blog=41129&amp;post=1&amp;subd=sa4t1&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sa4t1.wordpress.com/2005/12/16/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f810195f085ae6a6ec12a76ed6ccd68d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sa4t1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
